Thursday, June 25, 2015

Fakultas Kedokteran




    Fakultas Kedokteran (FK) UMM merupakan FK swasta pertama di kota Malang. Visi FK UMM adalah menjadi fakultas terkemuka dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi kedokteran yang berkeunggulan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, maupun dalam ilmu agama. Karena dalam Visi dan Misi UMM sendiri sudah jelas untuk menghasilkan mahasiswa yang berprestasi.
     Berbasis pada bidang kedokteran umum, keluarga, industri dan nilai-nilai Islam untuk meningkatkan daya saing bangsa. Pendidikan di FK UMM dirancang secara profesional selama sebelas semester (lima setengah tahun) yang terbagi dalam dua proses pendidikan, yaitu; Pendidikan Sarjana Kedokteran selama tujuh semester; dan  Pendidikan Profesi selama empat semester.Pelaksanaan pembelajaran di FK UMM menerapkan paradigma baru pembelajaran Pendidikan Dokter dengan sistem Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Research Based Learning (RBL). Sedangkan pendidikan profesi berlangsung dengan sistem kepaniteraan klinik di Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik Dokter Keluarga dan Industri.
     Untuk menambah kapasitas kualitasnya, mahasiswa FK diwajibkan mengikuti program English for Specific Purpose (ESP), pelatihan Emergency Trauma Life Support (ETLS) dan Clinical Skills Refreshment (CSR) sebelum memasuki program profesi. UMM juga mewajibkan bagi para mahasiswanya untuk menyelesaikan materi kuliah dalam jangka waktu 3,5 tahun ( 7 semester ).
    Fakultas Kedokteran di UMM juga sangat di favoritkan oleh para calon mahasiswa baru dari berbagai penjuru tanah air. Dengan cara yang sangat jeli dan passing grade yang tinggi dalam mencari para calon mahasiswa  Fakultas Kedokteran di UMM. UMM sendiri sudah memiliki rumah sakit, untuk para calon dokter muda yang ingin berpraktek di Malang.
     Pendidikan dokter yang berorientasi kepada masyarakat bermakna bahwa pendidikan diorientasikan kepada tuntutan perkembangan dan kebutuhan masyarakat di masa yang akan datang yang sesuai dengan nilai-nilai Islam untuk tercapainya masyarakat madani. Oleh karena itu kurikulum pendidikan disusun dengan bertolak dari tujuan pendidikan yang diturunkan dari tuntutan perkembangan masyarakat serta pembangunan di masa yang akan datang. Kegiatan belajar mengajar melalui beberapa bentuk pengalaman dikembangkan di masyarakat.
    Bertolak dari tujuan pendidikan dokter dan orientasi pendidikan dokter Universitas Muhammadiyah Malang, kurikulum pendidikan dokter disusun berlandaskan kerangka konsep yang kokoh, yang berupa kerangka dasar penyusunan kurikulum pendidikan, seperti yang diuraikan di bawah ini :
Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan landasan utama dalam melaksanakan pelayanan dan asuhan kedokteran kepada masyarakat, serta pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kedokteran selanjutnya. Oleh karena itu isi pendidikan dan berbagai bentuk pengalaman belajar dalam proses pendidikan ditata dan dilaksanakan sedemikian rupa sehingga memungkinkan bagi peserta didik memahami dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang diperlukan, sesuai tujuan pendidikan yang diperlukan.
    Kelompok ilmu pengetahuan kedokteran yang mencakup ilmu alam dasar kedokteran, ilmu biomedik (ilmu kedokteran dasar), ilmu kedokteran komunitas, ilmu kesehatan masyarakat, dan ilmu kedokteran klinik merupakan isi pokok pendidikan dokter. Kemampuan membina sikap dan menguasai kelompok ilmu pengetahuan kedokteran dan berbagai bentuk pengalaman belajar, dalam lingkungan belajar dengan masyarakat akademik dan suasana akademik yang kondusif dan bernuansa Islami.
   Sikap, perilaku, dan kemampuan keprofesian yang dijiwai oleh prinsip humaniora Islami yang merupakan landasan utama pada pelaksanaan pelayanan/asuhan medis yang berpedoman pada etik kedokteran Islam, dalam kehidupan keprofesian dan pengembangan diri dari seorang dokter. Penumbuhan dan pembinaannya memerlukan waktu lama dengan cara yang benar.
    Untuk memungkinkan hal ini diperlukan suatu lingkungan yang kondusif untuk perubahan sikap dan kemampuan keprofesian seperti yang dirumuskan dalam tujuan pendidikan  dokter. Dalam hal ini sikap dan perilaku profesional Islami mendapatkan perhatian khusus dari semua komponen pendidikan dokter sebagai upaya yang sistematis dan berkelanjutan sehingga terwujud dokter yang mempunyai sikap dan perilaku profesional Islami yang merupakan salah satu kekhususan program pendidikan dokter UMM. Penumbuhan dan pembinaan berfikir, bersikap, dan bertindak sesuai etik kedokteran Islam, serta mengambil keputusan klinik (clinical decision) merupakan suatu proses panjang serta berlanjut dalam suatu lingkungan masyarakat akademik yang Islami dan masyarakat keprofesian yang sarat dengan model peran, yaitu masyarakat profesi kedoteran yang Islami.


No comments:

Post a Comment